World Wide Web (www) adalah nama yang diberikan untuk semua bagian Internet yang dapat diakses dengan software web browser. Sampai saat ini ada beberapa software web browser yang sering digunakan antara lain Microsoft Internet Explorer, Netscape Navigator, Mozilla dan Opera. Software-software ini nanti akan dibahas secara detail dalam bagian lain di Mata Kuliah Desain Grafis Web.
World Wide Web atau WWW terdiri dari jutaan situs web (web site) dan setiap web site terdiri banyak halaman web (web page). Halaman-halaman web ini tersebar di seluruh dunia di komputer-komputer server yang terhubung dengan Internet. Situs-situs seperti www.yahoo.com atau www.microsoft.com adalah web site yang sudah lama ada dan menyediakan banyak sekali fasilitas sehingga halaman dalam situs ini juga sangat banyak.,
WEB adalah sebuah sistem dimana informasi dalam bentuk teks, gambar, suara, dan lain-lain yang tersimpan dalam sebuah internet webserver dipresentasikan dalam bentuk hypertext. Informasi di web dalam bentuk teks umumnya ditulis dalam format HTML (Hypertext Markup Language). Informasi lainnya disajikan dalam bentuk grafis (dalam format GIF, JPG, PNG), suara (dalam format AU, WAV), dan objek multimedia lainnya (seperti MIDI, Shockwave, Quicktime Movie, 3D World).
Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
Web Pages / Halaman Web adalah halaman yang tampak dari sebuah software web browser. Halaman ini seperti file dokumen word-processing, kecuali didalamnya dapat terkandung text, gambar bahkan animasi. Untuk dapat membuat halaman web ini anda harus memiliki pengetahuan tentang skrip (script) HTML (hyper-text markup language). HTML akan dibahas lebih mendetail dalam bagian lain di mata kuliah ini.
Web Browser atau internet browser adalah sebuah aplikasi perangkat lunak untuk melintasi, mengambil, dan menyajikan sumber informasi di World Wide Web. Sumber informasi diidentifikasi dengan Uniform Resource Identifier (URI) termasuk sebuah halaman web, gambar, video, atau bagian lain dari konten web.
Web Server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman - halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML
Minggu, 13 Maret 2011
Minggu, 09 Januari 2011
Perkembangan Film dengan Teknologi Canggih
Film merupakan salah satu alat untuk media komunikasi. Perkembangan dunia perfilman yang menggunakan teknologi canggih kian berkembang pesat .
Avatar. Film ini diproduksi oleh LightStorm Entertainment serta menggunakan teknologi Computer-Generated Imagery (CGI), animasi 3D dan efek visual yang bekerja sama dengan Weta Digital asal Selandia Baru. Gambarnya diambil dengan sistem kamera fusion 3D dan sentuhan resolusi film 3D tingkat tinggi dari Los Angles Studio.
Hasil ini kemudian diterjemahkan ke dalam komponen film. File-file inilah yang kemudian di simpan di storage oleh di Isilon IQ. Salah satu contohnya adalah ras Na’Vi (makhluk pribumi penghuni Pandora yang berwarna biru) seluruhnya merupakan animasi CGI, bukan aktor atau aktris yang menggunakan tata rias.
Weta menggunakan NetApp untuk menyimpan data yang masuk, menampung dan memproses rendering. Space (ruang dalam disk) yang diperlukan untuk menampung hasil render dalam film Avatar hampir 1 Petabyte. Jumlah ini bisa disamakan dengan 500 harddisk yang masing-masingnya berkapasitas 2 Terabyte.
Menurut data dari manajemen film ini, proses rendering-nya membutuhkan 34 rak mesin komputer. Di mana masing-masing raknya menyimpan 32 mesin atau lebih dari 40.000 prosesor dan memori sebesar 104 terabytes.
Teknologi storage NetApp juga digunakan untuk mengerjakan film Up, Cars, Finding Nemo, Harry Potter and the Half Blood Prince, Transformer dan lainnya.
Tidak hanya film 2D (dua dimensi) namun kini perkembangan film 3D (tiga dimensi) tak kalah ketinggalan.
Star Wars adalah film pertama yang kaya akan penggunaan teknologi. Film ini menggunakan teknologi capture information, yang cara membuatnya dengan menggunakan komputerisasi dari image aksi manusia yang sesungguhnya. Gambar stereoscopic merupakan gambar dimana ketika kita melihat pada layar maka seolah-olah kita merasa bahwa gambar tersebut sangat dekat. Metode pengambilan gambar 3 D stereoscopic pertama kali ditemukan oleh Sir Charles Wheatstone pada tahun 1840. Stereoscopy digunakan banyak dalam photogrammetry serta di dalam dunia entertainment melalui produksi stereograms.
Tentu saja semua teknologi tersebut menggunakan bantuan teknologi komputer yang sangat canggih. Teknologi kamera yang digunakan merupakan gabungan dari dua jenis kamera sehingga membuat pengambilan gambar yang dilakukan mampu memberikan perspektif pengambilan gambar manusia dari tiga perspektif. Difilmkan dengan menggunakan 197 kamera sekaligus secara bersamaan, dan real-time. Hal ini tentu saja akan membuat gambar yang diambil menjadi lebih jelas dan lebih baik.Hasil ini kemudian diterjemahkan ke dalam komponen film. File-file inilah yang kemudian di simpan di storage oleh di Isilon IQ. Salah satu contohnya adalah ras Na’Vi (makhluk pribumi penghuni Pandora yang berwarna biru) seluruhnya merupakan animasi CGI, bukan aktor atau aktris yang menggunakan tata rias.
Weta menggunakan NetApp untuk menyimpan data yang masuk, menampung dan memproses rendering. Space (ruang dalam disk) yang diperlukan untuk menampung hasil render dalam film Avatar hampir 1 Petabyte. Jumlah ini bisa disamakan dengan 500 harddisk yang masing-masingnya berkapasitas 2 Terabyte.
Menurut data dari manajemen film ini, proses rendering-nya membutuhkan 34 rak mesin komputer. Di mana masing-masing raknya menyimpan 32 mesin atau lebih dari 40.000 prosesor dan memori sebesar 104 terabytes.
Teknologi storage NetApp juga digunakan untuk mengerjakan film Up, Cars, Finding Nemo, Harry Potter and the Half Blood Prince, Transformer dan lainnya.
PHP dan Joomla!
1. PHP
PHP merupakan singkatan dari "PHP: Hypertext Preprocessor", adalah bahasa pemrograman yang berfungsi untuk membuat website dinamis maupun aplikasi web. Berbeda dengan HTML yang hanya bisa menampilkan konten statis, PHP bisa berinteraksi dengan database, file dan folder, sehingga membuat PHP bisa menampilkan konten yang dinamis dari sebuah website. Blog, Toko Online, CMS, Forum, dan Website Social Networking adalah contoh aplikasi web yang bisa dibuat oleh PHP. Sebagian besar sintaks mirip dengan bahasa C, Java, asp dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik. Tujuan utama bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web untuk menulis halaman web dinamik dengan cepat.
Pada saat ini bahasa PERL dan CGI sudah jauh ketinggalan jaman sehingga sebagian besar designer web banyak beralih ke bahasa server-side scripting yang lebih dinamis seperti PHP.
Seluruh aplikasi berbasis web dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan yang paling utama PHP adalah pada konektivitasnya dengan system database di dalam web. Sistem database yang dapat didukung oleh PHP adalah :1. Oracle
2. MySQL
3. Ms. Access
4. Sybase
5. PostgreSQL
6. dan lainnya
* PHP didukung komunikasi dengan layanan seperti protocol IMAP, SNMP, NNTP, POP3 bahkan HTTP
* Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan configurasi yang relatif mudah.
* Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
* Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
* Script PHP sangat mudah dipahami dan mempunyai kecepatan tinggi dalam pengaksesan.
* Merupakan bahasa yang bisa di tanam atau di tempel dalam HTML (embedded language).
* Dapat berjalan di banyak web server.
* Cross-platform, artinya PHP dapat berjalan di berbagai macam system operasi. (Windows, Linux/Unix, dan Machintos). Cross Platform: PHP dapat dipakai di hampir semua WebServer yang ada di pasaran (Apache, AOLServer, fhttpd, Microsoft Internet Information Services (MIIS/Windows XP dan
* Bisa bekerjasama dengan banyak basis data, antara lain Oracle dan MySQL yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya
Tidak terbatas pada hasil keluaran HTML: PHP memiliki kemampuan untuk mengolah keluaran gambar, PDF, dan movie Flash. PHP juga dapat menghasilkan teks seperti XHTML dan XML.
* Tidak detail untuk pengembangan skala besar
* Tidak memiliki system pemrogaman berorientasi objek yang sesungguhnya.
* Tidak bisa memisahkan antara tampilan dengan logic dengan baik.
* PHP memiliki kelemahan security tertentu apabila programmer tidak jeli dalam melakukan pemrogaman dan kurang memperhatikan isu konfigurasi PHP.
* Kode PHP dapat dibaca semua orang, dan kompilasi hanya dapat dilakukan dengan
tool yang mahal dari Zend2. Joomla
Joomla! adalah salah satu CMS (Content Management System) dari ratusan CMS yang ada di dunia ini yang bisa didapat secara gratis. Pengertian CMS itu sendiri adalah pengelolaan isi atau content. Bila dikaitkan dengan web, maka CMS bisa didefinisikan sebagai software yang mampu mengelola isi atau content dari sebuah website seperti melakukan publikasi, edit, ataupun menghapus sebuah content. Tentu saja, pengelolaan ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang telah diberikan hak untuk melakukannya. Yang termasuk ke dalam kategori content ini bisa saja berupa tulisan, gambar, video, file, ataupun yang lainnya.
Kelebihan Membuat Web dengan Joomla!
Joomla! adalah salah satu Open Source Content Management Systems paling powerfull yang pernah ada. Digunakan diseluruh dunia dari situs yang paling sederhana sampai kepada aplikasi korporasi yang kompleks. Kelebihan Joomla! terletak pada kemudahan instalasi dan pengelolaannya.
CMS yang satu ini merupakan CMS yang lengkap dan banyak dipakai oleh pengembang web baik luar dan dalam negeri. Sebagai jasa pembuatan website murah, penguasaan banyaknya program CMS sudah menjadi sebuah keharusan. Joomla! terbilang lengkap untuk fitur-fiturnya dan untuk belajar joomla pun gampang karena sudah ada id-joomla.com yang didalamnya banyak tutorial tentang CMS ini.
Id-joomla.com merupakan komunitas Joomla!
Kelebihan Membuat Web dengan Joomla!
* Kemudahan Instalasi
Joomla! bisa diinstal secara offline maupun online. Jika kita akan menginstal Joomla! secara offline, maka komputer kita hanya butuh server seperti WAMP. Secara online, Joomla! dapat diinstal di bagian fantastico control panel website kita. Saat ini sudah banyak webhosting yang memberikan fasilitas control panel, hal ini semakin memudahkan kita untuk menggunakan Joomla!.
* Kemudahan Pengelolaan
Pengelolaan Joomla! tidaklah susah. Kita tinggal mengelola website dari halaman administrator, tanpa harus menguasai bahasa pemrograman web. Orang awam dapat dengan mudah menjalankannya.
* Open Source
Open Source adalah upaya untuk melepaskan kode-kode program kepada publik. Karena Joomla! adalah CMS Open Source, maka kita dapat menggunakannya secara gratis. Kita hanya cukup membayar web hosting.
* Banyak Fitur
Joomla! mempunyai banyak fitur di dalamnya. Component dan module dapat di download secara gratis. Selain itu pengguna juga dapat dengan gampang merubah tampilan web hanya dengan mendownload template dan menginstalnya.
* Kemudahan Peng-costum-an.
Joomla! mudah di-custom, baik itu dengan cara object-class ataupun
Kekurangan Membuat Web dengan Joomla!
Joomla! sebagai alternatif pengembangan web dalam waktu yang cukup singkat, tentunya mempunyai beberapa kelemahan CMS pada umumnya.
Kelemahan ini harusnya diketahui oleh pengembang yang benar-benar menggunakan Joomla! sebagai engine website secara utuh, bukan sebagai referensi.
* Kemampuan website membuat link yang mudah dibaca dan cepat dikenali oleh mesin pencari masih kurang.
Kelemahan ini membuat website kita jarang menempati urutan teratas dari hasil pencarian mesin pencari. Jika anda ingin mengubah Joomla! memiliki kemampuan yang lebih baik dalam hal ini maka anda perlu install komponen freeware Open SEF tetapi kemampuannya tidak sebaik Advanced SEF. Pengguna Joomla! juga harus berhati-hati karena website-nya bisa saja tidak bisa diakses setelah SEF diaktifkan.
* Keterbatasan ACL (Access Control List)
ACL atau Access Control List adalah kemampuan CMS untuk memberikan akses yang berbeda kepada setiap penggunas atau group tertentu. Dalam hal ACL, maka Joomla! hanya menyediakan group tertentu saja, yaitu: Super Administrator, Administrator, Manager, Publisher, Editor, Registered Pengguna dan Guest. Joomla! tidak mengijinkan anda untuk menambah ACL ini atau mengubah ACL ini.
* Ketiadaan Multisite
Multisite adalah kemampuan CMS untuk membuat website induk yang terdiri atas beberapa website anak. Sehingga jika perlu upgrade maka cukup induknya saja yang di-upgrade. Ini berguna sekali untuk membangun website komunitas di mana masing-masing anggota mempunyai website-nya sendiri. Fasilitas Multisite ini tidak terdapat di Joomla!.
* Ketiadaan Tracker
Tracker adalah kemampuan CMS untuk menampilkan apa saja yang pernah ditulis atau dikirim oleh pengguna tertentu. Pada website ini jika anda klik "Tracker" maka akan ditampilkan semua blog, artikel, forum, maupun komentar yang pernah anda tulis. Fasilitas ini tidak terdapat pada Joomla!.
* Kurangnya Cache Memory
Cache memory pada CMS adalah kemampuan CMS untuk menyimpan secara dinamis halaman website yang telah dibuka, dengan demikian tidak perlu melakukan query ulang pada database tetapi cukup satu query saja. Cache pada Joomla! hanya sekitar 12%.
Sabtu, 06 November 2010
Perkembangan Teknologi Televisi Digital
Pengertian Televisi Digital
Televisi Digital atau lebih dikenal dengan nama DTV adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan system kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televise. Televisi digital merupakan alat ynag digunakan untuk menangkap siaran TV Digital, perkembangan dari system analog ke digital yang mengubah informasi menjadi signal digital berbentuk bit data seperti computer .
System Pemancar pada Televisi Digital
Terdapat tiga standar system pemancar televise digital di dunia, yaitu televise digital (DTV) di Amerika, penyiaran video digital terrestrial(DVB-T) di Eropa, dan layanan penyiaran digital terrestrial terintegrasi (ISDB-T) di Jepang. Semua standar system pemancar system digital berbasiskan system pengkodean OFDM dengan kode suara MPEG-2 untuk ISDB-T dan DTV serta MPEG-1 untuk DVB-T.
Dibandingkan dengan DTV dan DVB-T, ISDB-T sangat fleksibel dan memiliki kelebihan terutama pada penerima dengan sistem seluler. ISDB-T terdiri dari ISDB-S untuk transmisi melalui kabel dan ISDB-S untuk tranmisi melalui satelit. ISDB-T dapat diaplikasikan pada sistem dengan lebar pita 6,7MHz dan 8MHz.
Fleksibilitas ISDB-T bisa dilihat dari mode yang dipakainya, dimana mode pertama digunakan untuk aplikasi seluler televisi berdefinisi standar (SDTV), mode kedua sebagai aplikasi penerima seluler dan SDTV atau televisi berdefinisi tinggi (HDTV) beraplikasi tetap, serta mode ketiga yang khusus untuk HDTV atau SDTV bersistem penerima tetap. Semua data modulasi sistem pemancar ISDB-T dapat diatur untuk QPSK dan 16QAM atau 64QAM. Perubahan mode ini bisa diatur melalui apa yang disebut kontrol konfigurasi transmisi dan multipleks (TMCC).
Frekuensi sistem penyiaran televisi digital dapat diterima menggunakan antena yang disebut televisi terestrial digital (DTT), kabel (TV kabel digital), dan piringan satelit. Alat serupa telepon seluler digunakan terutama untuk menerima frekuensi televisi digital berformat DMB dan DVB-H. Siaran televisi digital juga dapat diterima menggunakan internet berkecepatan tinggi yang dikenal sebagai televisi protokol internet (IPTV).
Transisi TV analog ke TV digital
Transisi dari pesawat televisi analog menjadi pesawat televisi digital membutuhkan penggantian perangkat pemancar televisi dan penerima siaran televisi. Agar dapat menerima penyiaran digital, diperlukan pesawat TV digital. Namun, jika ingin tetap menggunakan pesawat televisi analog, penyiaran digital dapat ditangkap dengan alat tambahan yang disebut kotak konverter (Set Top Box). Ketika menggunakan pesawat televisi analog, sinyal penyiaran digital akan dirubah oleh kotak konverter menjadi sinyal analog. Dengan demikian pengguna pesawat televisi analog tetap dapat menikmati siaran televisi digital. Pengguna televisi analog tetap dapat menggunakan siaran analog dan secara perlahan-lahan beralih ke teknologi siaran digital tanpa terputus layanan siaran yang digunakan selama ini.
Proses transisi yang berjalan secara perlahan dapat meminimalkan risiko kerugian terutama yang dihadapi oleh operator televisi dan masyarakat. Resiko tersebut antara lain berupa informasi mengenai program siaran dan perangkat tambahan yang harus dipasang tersebut. Sebelum masyarakat mampu mengganti televisi analognya menjadi televisi digital, masyarakat menerima siaran analog dari pemancar televisi yang menyiarkan siaran televisi digital.
Bagi operator televisi, risiko kerugian berasal dari biaya membangun infrastruktur televisi digital terestrial yang relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan membangun infrastruktur televisi analog. Operator televisi dapat memanfaatkan infrastruktur penyiaran yang telah dibangunnya selama ini seperti studio, bangunan, sumber daya manusia, dan lain sebagainya apabila operator televisi dapat menerapkan pola kerja dengan calon penyelenggara TV digital. Penerapan pola kerja dengan calon penyelenggara digital pada akhirnya menyebabkan operator televisi tidak dihadapkan pada risiko yang berlebihan. Di kemudian hari, penyelenggara penyiaran televisi digital dapat dibedakan ke dalam dua posisi yaitu menjadi penyedia jaringan, serta penyedia isi.
Perpindahan dari sinyal analog ke sinyal digital sudah dilakukan di sejumlah negara maju beberapa tahun yang lalu. Di Jerman, proyek penggunaan sinyal digital dimulai sejak tahun 2003 di Berlin dan tahun 2005 di Muenchen. Sementara Perancis dan Inggris telah menghentikan secara total siaran televisi analog mereka. Di Amerika Serikat, melalui Undang-Undang Pengurangan Defisit tahun 2005 yang telah disetujui oleh Kongres, setiap stasiun televisi lokal yang berdaya penuh diminta untuk mematikan saluran analog mereka pada tanggal 17 Februari 2009 dan meneruskan siaran dalam bentuk digital secara eksklusif. Sementara Jepang akan memulai siaran televisi digital secara massal pada tahun 2011.
Perbedaan antara system Televisi Analog dan Televisi Digital
Berikut adalah perbedaan antara sistem televisi analog dan digital :
• Berdasarkan penerimaan gambar lewat pemancar :
> Sistem analog : semakin jauh dari stasiun pemancar televisi, sinyal akan melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang
> Sistem digital : siaran gambar yang jernih akan dapat dinikmati sampai pada titik dimana sinyal tidak dapat diterima lagi.
• Berdasarkan sistim tranmisi pancarannya :
> Sistem analog : TV kebanyakan di Indonesia, masih menggunakan sistim analog dengan cara memodulasikannya langsung pada Frekwensi Carrier
> Sistem digital : gambar atau suara dikodekan dalam mode digital (diskret) baru di pancarkan.sebagai ilustrasi
• Berdasarkan kualitasnya :
> Sistem analog : kurang bagus
> Sistem digital : lebih bagus, karena dengan Format digital banyak hal bisa dipermudah
• Berdasarkan frekuensinya :
> Sistem analog : satu pemancar dengan pemancar lainnya harus dengan frekuensi berbeda
> Sistem digital : satu frekuensi bisa memancarkan banyak siaran TV
Perkembangan TV digital di Indonesia
Industri televisi Indonesia sudah dimulai sejak tahun 1962 dimulai dengan pengiriman teleks dari Presiden Soekarno yang berada di Wina kepada Menteri Penerangan Maladi pada 23 Oktober 1961. Presiden Soekarno memerintah Maladi untuk segera mempersiapkan proyek televisi. TVRI adalah stasiun televisi pertama yang berdiri di Indonesia.
TVRI melakukan siaran percobaan pada 17 Agustus 1962 dengan pemancar cadangan berkekuatan 100 watt. TVRI mengudara untuk pertama kali tanggal 24 Agustus 1962 dalam acara siaran langsung upacara pembukaan Asian Games IV dari Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sejak saat itu dirintis pembangunan stasiun televisi daerah pada akhir tahun 1964. Kemudian dibentuk stasiun-stasiun produksi keliling (SPK) tahun 1977 sebagai bagian produksi dan merekam paket acara untuk dikirim dan disiarkan melalui stasiun pusat TVRI Jakarta di beberapa ibu kota provinsi. Konsep SPK diadopsi oleh beberapa stasiun televisi swasta berjaringan tahun 1990-an. Televisi swasta menggunakan kanal frekuensi ultra tinggi (UHF) dengan lebar pita untuk satu program siaran sebesar 8 MHz.
Migrasi dari sistem penyiaran analog ke digital menjadi tuntutan teknologi secara internasional. Aplikasi teknologi digital pada sistem penyiaran televisi mulai dikembangkan di pertengahan tahun 1990-an. Uji coba penyiaran televisi digital dilakukan pada tahun 2000 dengan pengoperasian sistem digital dilakukan bersamaan dengan siaran analog sebagai masa transisi.
Tahun 2006, beberapa pelaku bisnis pertelevisian Indonesia melakukan uji coba siaran televisi digital. PT Super Save Elektronik melakukan uji coba siaran digital bulan April-Mei 2006 di saluran 27 UHF dengan format DMB-T (Cina) sementara TVRI/RCTI melakukan uji coba siaran digital bulan Juli-Oktober 2006 di saluran 34 UHF dengan format DVB-T. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor:07/P/M.KOMINFO/3/2007 tanggal 21 Maret 2007 tentang Standar Penyiaran Digital Terestrial untuk Televisi Tidak Bergerak di Indonesia menetapkan DVB-T ditetapkan sebagai standar penyiaran televisi digital teresterial tidak bergerak.
Stasiun-stasiun televisi swasta memanfaatkan teknologi digital pada sistem penyiaran terutama pada sistem perangkat studio untuk memproduksi, mengedit, merekam, dan menyimpan program. Sementara itu penyelenggara televisi digital memanfaatkan spektrum dalam jumlah besar, dimana menggunakan lebih dari satu kanal transmisi. Penyelenggara berperan sebagai operator jaringan dengan mentransmisikan program stasiun televisi lain secara terestrial menjadi satu paket layanan. Pengiriman sinyal gambar, suara, dan data oleh penyelenggara televisi digital memakai sistem transmisi digital dengan satelit atau yang biasa disebut sebagai siaran TV berlangganan.
TVRI telah melakukan peluncuran siaran televisi digital pertama kali di Indonesia pada 13 Agustus 2008. Pelaksanaan dalam skala yang lebih luas dan melibatkan televisi swasta dapat dilakukan di bulan Maret 2009 dan dipancarkan dari salah satu menara pemancar televisi di Joglo, Jakarta Barat. Sistem penyiaran digital di Indonesia mengadopsi sistem penyiaran video digital standar internasional (DVB) yang dikompresi memakai MPEG-2 dan dipancarkan secara terestrial (DVB-T) pada kanal UHF (di Jakarta di kanal 40, 42, 44 dan 46 UHF) serta berkonsep gratis untuk mengudara. Penerimaan sinyal digital mengharuskan pengguna di rumah untuk menambah kotak konverter hingga pada nantinya berlangsung produksi massal TV digital yang bisa menangkap siaran DVB-T tanpa perlu tambahan kotak konverter.
Selain siaran DVB-T untuk pengguna rumah, dilakukan uji coba siaran video digital berperangkat genggam (DVB-H). Siaran DVB-H menggunakan kanal 24 dan 26 UHF dan dapat diterima oleh perangkat genggam berupa telepon seluler khusus. Keutamaan DVB-H adalah sifat siaran yang kompatibel dengan layar telepon seluler, berteknologi khusus untuk menghemat baterai, dan tahan terhadap gangguan selama perangkat sedang bergerak. Jaringan DVB-H di Indonesia dipercayakan kepada jaringan Nokia-Siemens.
Departemen Komunikasi dan Informasi merencakan untuk mengeluarkan lisensi penyiaran digital pada akhir tahun 2009 bersamaan dengan penghentian pemberian izin untuk siaran televisi analog secara bertahap.
Pemerintah telah menetapkan peserta yang mendapat izin frekuensi sementara untuk menyelenggarakan uji coba DVB-T dan DVB-H di Jakarta yaitu :
• Untuk DVB-T : Lembaga Penyiaran Publik TVRI dan Konsorsium TV Digital Indonesia (KTDI): SCTV, ANTV, TransTV, Trans7, TV One, Metro TV
• Untuk DVB-H : Telkom Tbk (Telkomsel dan TELKOMVision)dan Mobile-8 Telecom Tbk (didukung oleh TV grup MNC: RCTI, Global, TPI)
Perangkat penerima yang akan mendukung uji coba siaran digital di Indonesia adalah Polytron dengan produk TV digital dan kotak konverter. Polytron akan mengeluarkan TV digital berukuran 21 inchi dan 29 inchi dengan harga yang dapat dijangkau masyarakat. Uji coba siaran tv digital KTDI dimatikan sepihak oleh KTDI pada pertengahan Februari 2010. Dan sampai pertengahan Maret 2010 belum ada kabar kapan siarannya bakal mengudara kembali. Akibatnya banyak pemilik STB yang dirugikan karena regulasi pemerintah yang tidak jelas .
Contoh TV digital adalah seperti Indovision, Aora, Telkomvision, YES tv, Top TV
Televisi Digital atau lebih dikenal dengan nama DTV adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan system kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televise. Televisi digital merupakan alat ynag digunakan untuk menangkap siaran TV Digital, perkembangan dari system analog ke digital yang mengubah informasi menjadi signal digital berbentuk bit data seperti computer .
System Pemancar pada Televisi Digital
Terdapat tiga standar system pemancar televise digital di dunia, yaitu televise digital (DTV) di Amerika, penyiaran video digital terrestrial(DVB-T) di Eropa, dan layanan penyiaran digital terrestrial terintegrasi (ISDB-T) di Jepang. Semua standar system pemancar system digital berbasiskan system pengkodean OFDM dengan kode suara MPEG-2 untuk ISDB-T dan DTV serta MPEG-1 untuk DVB-T.
Dibandingkan dengan DTV dan DVB-T, ISDB-T sangat fleksibel dan memiliki kelebihan terutama pada penerima dengan sistem seluler. ISDB-T terdiri dari ISDB-S untuk transmisi melalui kabel dan ISDB-S untuk tranmisi melalui satelit. ISDB-T dapat diaplikasikan pada sistem dengan lebar pita 6,7MHz dan 8MHz.
Fleksibilitas ISDB-T bisa dilihat dari mode yang dipakainya, dimana mode pertama digunakan untuk aplikasi seluler televisi berdefinisi standar (SDTV), mode kedua sebagai aplikasi penerima seluler dan SDTV atau televisi berdefinisi tinggi (HDTV) beraplikasi tetap, serta mode ketiga yang khusus untuk HDTV atau SDTV bersistem penerima tetap. Semua data modulasi sistem pemancar ISDB-T dapat diatur untuk QPSK dan 16QAM atau 64QAM. Perubahan mode ini bisa diatur melalui apa yang disebut kontrol konfigurasi transmisi dan multipleks (TMCC).
Frekuensi sistem penyiaran televisi digital dapat diterima menggunakan antena yang disebut televisi terestrial digital (DTT), kabel (TV kabel digital), dan piringan satelit. Alat serupa telepon seluler digunakan terutama untuk menerima frekuensi televisi digital berformat DMB dan DVB-H. Siaran televisi digital juga dapat diterima menggunakan internet berkecepatan tinggi yang dikenal sebagai televisi protokol internet (IPTV).
Transisi TV analog ke TV digital
Transisi dari pesawat televisi analog menjadi pesawat televisi digital membutuhkan penggantian perangkat pemancar televisi dan penerima siaran televisi. Agar dapat menerima penyiaran digital, diperlukan pesawat TV digital. Namun, jika ingin tetap menggunakan pesawat televisi analog, penyiaran digital dapat ditangkap dengan alat tambahan yang disebut kotak konverter (Set Top Box). Ketika menggunakan pesawat televisi analog, sinyal penyiaran digital akan dirubah oleh kotak konverter menjadi sinyal analog. Dengan demikian pengguna pesawat televisi analog tetap dapat menikmati siaran televisi digital. Pengguna televisi analog tetap dapat menggunakan siaran analog dan secara perlahan-lahan beralih ke teknologi siaran digital tanpa terputus layanan siaran yang digunakan selama ini.
Proses transisi yang berjalan secara perlahan dapat meminimalkan risiko kerugian terutama yang dihadapi oleh operator televisi dan masyarakat. Resiko tersebut antara lain berupa informasi mengenai program siaran dan perangkat tambahan yang harus dipasang tersebut. Sebelum masyarakat mampu mengganti televisi analognya menjadi televisi digital, masyarakat menerima siaran analog dari pemancar televisi yang menyiarkan siaran televisi digital.
Bagi operator televisi, risiko kerugian berasal dari biaya membangun infrastruktur televisi digital terestrial yang relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan membangun infrastruktur televisi analog. Operator televisi dapat memanfaatkan infrastruktur penyiaran yang telah dibangunnya selama ini seperti studio, bangunan, sumber daya manusia, dan lain sebagainya apabila operator televisi dapat menerapkan pola kerja dengan calon penyelenggara TV digital. Penerapan pola kerja dengan calon penyelenggara digital pada akhirnya menyebabkan operator televisi tidak dihadapkan pada risiko yang berlebihan. Di kemudian hari, penyelenggara penyiaran televisi digital dapat dibedakan ke dalam dua posisi yaitu menjadi penyedia jaringan, serta penyedia isi.
Perpindahan dari sinyal analog ke sinyal digital sudah dilakukan di sejumlah negara maju beberapa tahun yang lalu. Di Jerman, proyek penggunaan sinyal digital dimulai sejak tahun 2003 di Berlin dan tahun 2005 di Muenchen. Sementara Perancis dan Inggris telah menghentikan secara total siaran televisi analog mereka. Di Amerika Serikat, melalui Undang-Undang Pengurangan Defisit tahun 2005 yang telah disetujui oleh Kongres, setiap stasiun televisi lokal yang berdaya penuh diminta untuk mematikan saluran analog mereka pada tanggal 17 Februari 2009 dan meneruskan siaran dalam bentuk digital secara eksklusif. Sementara Jepang akan memulai siaran televisi digital secara massal pada tahun 2011.
Perbedaan antara system Televisi Analog dan Televisi Digital
Berikut adalah perbedaan antara sistem televisi analog dan digital :
• Berdasarkan penerimaan gambar lewat pemancar :
> Sistem analog : semakin jauh dari stasiun pemancar televisi, sinyal akan melemah dan penerimaan gambar menjadi buruk dan berbayang
> Sistem digital : siaran gambar yang jernih akan dapat dinikmati sampai pada titik dimana sinyal tidak dapat diterima lagi.
• Berdasarkan sistim tranmisi pancarannya :
> Sistem analog : TV kebanyakan di Indonesia, masih menggunakan sistim analog dengan cara memodulasikannya langsung pada Frekwensi Carrier
> Sistem digital : gambar atau suara dikodekan dalam mode digital (diskret) baru di pancarkan.sebagai ilustrasi
• Berdasarkan kualitasnya :
> Sistem analog : kurang bagus
> Sistem digital : lebih bagus, karena dengan Format digital banyak hal bisa dipermudah
• Berdasarkan frekuensinya :
> Sistem analog : satu pemancar dengan pemancar lainnya harus dengan frekuensi berbeda
> Sistem digital : satu frekuensi bisa memancarkan banyak siaran TV
Perkembangan TV digital di Indonesia
Industri televisi Indonesia sudah dimulai sejak tahun 1962 dimulai dengan pengiriman teleks dari Presiden Soekarno yang berada di Wina kepada Menteri Penerangan Maladi pada 23 Oktober 1961. Presiden Soekarno memerintah Maladi untuk segera mempersiapkan proyek televisi. TVRI adalah stasiun televisi pertama yang berdiri di Indonesia.
TVRI melakukan siaran percobaan pada 17 Agustus 1962 dengan pemancar cadangan berkekuatan 100 watt. TVRI mengudara untuk pertama kali tanggal 24 Agustus 1962 dalam acara siaran langsung upacara pembukaan Asian Games IV dari Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sejak saat itu dirintis pembangunan stasiun televisi daerah pada akhir tahun 1964. Kemudian dibentuk stasiun-stasiun produksi keliling (SPK) tahun 1977 sebagai bagian produksi dan merekam paket acara untuk dikirim dan disiarkan melalui stasiun pusat TVRI Jakarta di beberapa ibu kota provinsi. Konsep SPK diadopsi oleh beberapa stasiun televisi swasta berjaringan tahun 1990-an. Televisi swasta menggunakan kanal frekuensi ultra tinggi (UHF) dengan lebar pita untuk satu program siaran sebesar 8 MHz.
Migrasi dari sistem penyiaran analog ke digital menjadi tuntutan teknologi secara internasional. Aplikasi teknologi digital pada sistem penyiaran televisi mulai dikembangkan di pertengahan tahun 1990-an. Uji coba penyiaran televisi digital dilakukan pada tahun 2000 dengan pengoperasian sistem digital dilakukan bersamaan dengan siaran analog sebagai masa transisi.
Tahun 2006, beberapa pelaku bisnis pertelevisian Indonesia melakukan uji coba siaran televisi digital. PT Super Save Elektronik melakukan uji coba siaran digital bulan April-Mei 2006 di saluran 27 UHF dengan format DMB-T (Cina) sementara TVRI/RCTI melakukan uji coba siaran digital bulan Juli-Oktober 2006 di saluran 34 UHF dengan format DVB-T. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor:07/P/M.KOMINFO/3/2007 tanggal 21 Maret 2007 tentang Standar Penyiaran Digital Terestrial untuk Televisi Tidak Bergerak di Indonesia menetapkan DVB-T ditetapkan sebagai standar penyiaran televisi digital teresterial tidak bergerak.
Stasiun-stasiun televisi swasta memanfaatkan teknologi digital pada sistem penyiaran terutama pada sistem perangkat studio untuk memproduksi, mengedit, merekam, dan menyimpan program. Sementara itu penyelenggara televisi digital memanfaatkan spektrum dalam jumlah besar, dimana menggunakan lebih dari satu kanal transmisi. Penyelenggara berperan sebagai operator jaringan dengan mentransmisikan program stasiun televisi lain secara terestrial menjadi satu paket layanan. Pengiriman sinyal gambar, suara, dan data oleh penyelenggara televisi digital memakai sistem transmisi digital dengan satelit atau yang biasa disebut sebagai siaran TV berlangganan.
TVRI telah melakukan peluncuran siaran televisi digital pertama kali di Indonesia pada 13 Agustus 2008. Pelaksanaan dalam skala yang lebih luas dan melibatkan televisi swasta dapat dilakukan di bulan Maret 2009 dan dipancarkan dari salah satu menara pemancar televisi di Joglo, Jakarta Barat. Sistem penyiaran digital di Indonesia mengadopsi sistem penyiaran video digital standar internasional (DVB) yang dikompresi memakai MPEG-2 dan dipancarkan secara terestrial (DVB-T) pada kanal UHF (di Jakarta di kanal 40, 42, 44 dan 46 UHF) serta berkonsep gratis untuk mengudara. Penerimaan sinyal digital mengharuskan pengguna di rumah untuk menambah kotak konverter hingga pada nantinya berlangsung produksi massal TV digital yang bisa menangkap siaran DVB-T tanpa perlu tambahan kotak konverter.
Selain siaran DVB-T untuk pengguna rumah, dilakukan uji coba siaran video digital berperangkat genggam (DVB-H). Siaran DVB-H menggunakan kanal 24 dan 26 UHF dan dapat diterima oleh perangkat genggam berupa telepon seluler khusus. Keutamaan DVB-H adalah sifat siaran yang kompatibel dengan layar telepon seluler, berteknologi khusus untuk menghemat baterai, dan tahan terhadap gangguan selama perangkat sedang bergerak. Jaringan DVB-H di Indonesia dipercayakan kepada jaringan Nokia-Siemens.
Departemen Komunikasi dan Informasi merencakan untuk mengeluarkan lisensi penyiaran digital pada akhir tahun 2009 bersamaan dengan penghentian pemberian izin untuk siaran televisi analog secara bertahap.
Pemerintah telah menetapkan peserta yang mendapat izin frekuensi sementara untuk menyelenggarakan uji coba DVB-T dan DVB-H di Jakarta yaitu :
• Untuk DVB-T : Lembaga Penyiaran Publik TVRI dan Konsorsium TV Digital Indonesia (KTDI): SCTV, ANTV, TransTV, Trans7, TV One, Metro TV
• Untuk DVB-H : Telkom Tbk (Telkomsel dan TELKOMVision)dan Mobile-8 Telecom Tbk (didukung oleh TV grup MNC: RCTI, Global, TPI)
Perangkat penerima yang akan mendukung uji coba siaran digital di Indonesia adalah Polytron dengan produk TV digital dan kotak konverter. Polytron akan mengeluarkan TV digital berukuran 21 inchi dan 29 inchi dengan harga yang dapat dijangkau masyarakat. Uji coba siaran tv digital KTDI dimatikan sepihak oleh KTDI pada pertengahan Februari 2010. Dan sampai pertengahan Maret 2010 belum ada kabar kapan siarannya bakal mengudara kembali. Akibatnya banyak pemilik STB yang dirugikan karena regulasi pemerintah yang tidak jelas .
Contoh TV digital adalah seperti Indovision, Aora, Telkomvision, YES tv, Top TV
Tentang Wikipedia
Wikipedia adalah suatu ensiklopedia online yang bebas disunting oleh siapa saja. Pendiri Wikipedia adalah Jimmy Wales. Pernah menggambarkan Wikipedia sebagai "sebuah usaha untuk menciptakan dan menyebarkan sebuah ensiklopedia bebas dalam berbagai bahasa berkualitas tinggi kepada setiap orang di planet ini dalam bahasanya sendiri". Wikipedia hadir untuk membawa pengetahuan bagi orang yang memerlukannya.
Apakah sumber di Wikipedia dapat dipercaya ?
Wikipedia telah berulang kali mengalami perselesihan yang panjang mengenai kelayakan, keakuratan faktual, dan netralitas artikel-artikel semacam ini, termasuk artikel mengenai Jimmy Wales, pendiri Wikipedia . Berkaca dari kejadian-kejadian itu, penting untuk menjaga posisi netral Wikipedia dan menghindari munculnya pemaksaan suatu sudut pandang. Namun, ini bukan berarti, bahwa tidak mungkin menulis suatu otobiografi yang netral dan dapat dipastikan, atau bahwa otobiografi sama sekali dilarang. Hanya saja, orang cenderung untuk mempromosikan diri mereka, baik secara nyata (seperti mengatakan “Saya hebat”) atau dengan cara yang lebih halus (seperti tidak menyertakan suatu kejadian negatif tapi penting dan dapat dipastikan dalam hidup mereka, atau menambahkan banyak hal positif tapi tak bersumber, atau memberikan terlalu sedikit perhatian pada hal-hal yang negatif). Karenanya, menulis suatu otobiografi sangat tidak disarankan. Jika seseorang ingin menulis otobiografi, disarankan untuk mendiskusikan hal itu dengan komunitas dan mendapatkan konsensus dulu.
Namun, setiap artikel Wikipedia diharapkan untuk meliput subjeknya dengan cara netral, adil, dan komprehensif untuk memajukan pengetahuan pada subjek tersebut secara keseluruhan. Artikel yang terutama hanya ditujukan untuk memajukan kontributornya akan dihapus.
Menurut saya pribadi sebagai sudut pandang netral sumber yang ada di Wikipedia sudah dapat dipercaya karena Wikipedia adalah suatu ensiklopedia, ia harus merupakan sumber sekunder atau tersier. Ini berarti bahwa Wikipedia tidak boleh memiliki informasi atau teori "baru" dan semua informasi harus mengutip referensi dari pihak ketiga. Fakta, penuturan kembali peristiwa, dan klarifikasi yang mungkin ingin Anda tambahkan pada suatu artikel mengenai diri Anda haruslah dapat dipastikan. Contoh lain pada penulisan otobiografi
Beberapa masalah dengan otobiografi adalah:
* Seringkali bersifat biasa, biasanya hanya bersifat positif. Manusia memiliki kecenderungan untuk melebih-lebihkan jika berbicara mengenai diri mereka, dan membuat opini seolah sebagai fakta. Wikipedia tidak memberikan opini sebagai fakta. Sebagai contoh, jika Muhammad Ali menulis "I am the greatest" dalam artikel Wikipedia mengenai dirinya, maka hal tersebut tidak dapat diterima. Artikel Wikipedia harus ditulis dengan sudut pandang netral (yang bukan hanya berarti menulis dari sudut pandang orang ketiga).
* Tidak dapat dipastikan. Jika satu-satunya sumber dari suatu fakta mengenai Anda adalah diri Anda sendiri, maka pembaca tidak dapat memastikannya. Pembaca tidak akan dapat memastikan harapan, mimpi, pemikiran, dan aspirasi Anda. Walaupun mungkin benar, jika pembaca tidak dapat memastikan hal tersebut, hal tersebut tidak layak ada di sini. Semua yang ada di artikel Wikipedia harus dapat dipastikan.
* Mengandung riset asli yang belum pernah dipublikasikan (orisinal). Orang sering memasukkan informasi ke dalam otobiografi yang belum pernah diterbitkan di tempat lain, atau merupakan hasil dari pengetahuan dari tangan pertama. Informasi semacam ini mengharuskan pembaca untuk melakukan riset primer untuk dapat memastikannya. (Sebagai contoh: Kecuali jika ukuran sepatu Anda, untuk suatu alasan yang luar biasa, telah menjadi pengetahuan publik, memasukkan ukuran sepatu Anda ke dalam artikel mengenai diri Anda adalah riset orisinal, karena untuk memastikan hal itu mengharuskan pembaca untuk datang kepada Anda dan mengukur kaki Anda sendiri.) Wikipedia bukanlah penerbit, dan karenanya, riset orisinal tidak diizinkan di Wikipedia.
Apakah sumber di Wikipedia dapat dipercaya ?
Wikipedia telah berulang kali mengalami perselesihan yang panjang mengenai kelayakan, keakuratan faktual, dan netralitas artikel-artikel semacam ini, termasuk artikel mengenai Jimmy Wales, pendiri Wikipedia . Berkaca dari kejadian-kejadian itu, penting untuk menjaga posisi netral Wikipedia dan menghindari munculnya pemaksaan suatu sudut pandang. Namun, ini bukan berarti, bahwa tidak mungkin menulis suatu otobiografi yang netral dan dapat dipastikan, atau bahwa otobiografi sama sekali dilarang. Hanya saja, orang cenderung untuk mempromosikan diri mereka, baik secara nyata (seperti mengatakan “Saya hebat”) atau dengan cara yang lebih halus (seperti tidak menyertakan suatu kejadian negatif tapi penting dan dapat dipastikan dalam hidup mereka, atau menambahkan banyak hal positif tapi tak bersumber, atau memberikan terlalu sedikit perhatian pada hal-hal yang negatif). Karenanya, menulis suatu otobiografi sangat tidak disarankan. Jika seseorang ingin menulis otobiografi, disarankan untuk mendiskusikan hal itu dengan komunitas dan mendapatkan konsensus dulu.
Namun, setiap artikel Wikipedia diharapkan untuk meliput subjeknya dengan cara netral, adil, dan komprehensif untuk memajukan pengetahuan pada subjek tersebut secara keseluruhan. Artikel yang terutama hanya ditujukan untuk memajukan kontributornya akan dihapus.
Menurut saya pribadi sebagai sudut pandang netral sumber yang ada di Wikipedia sudah dapat dipercaya karena Wikipedia adalah suatu ensiklopedia, ia harus merupakan sumber sekunder atau tersier. Ini berarti bahwa Wikipedia tidak boleh memiliki informasi atau teori "baru" dan semua informasi harus mengutip referensi dari pihak ketiga. Fakta, penuturan kembali peristiwa, dan klarifikasi yang mungkin ingin Anda tambahkan pada suatu artikel mengenai diri Anda haruslah dapat dipastikan. Contoh lain pada penulisan otobiografi
Beberapa masalah dengan otobiografi adalah:
* Seringkali bersifat biasa, biasanya hanya bersifat positif. Manusia memiliki kecenderungan untuk melebih-lebihkan jika berbicara mengenai diri mereka, dan membuat opini seolah sebagai fakta. Wikipedia tidak memberikan opini sebagai fakta. Sebagai contoh, jika Muhammad Ali menulis "I am the greatest" dalam artikel Wikipedia mengenai dirinya, maka hal tersebut tidak dapat diterima. Artikel Wikipedia harus ditulis dengan sudut pandang netral (yang bukan hanya berarti menulis dari sudut pandang orang ketiga).
* Tidak dapat dipastikan. Jika satu-satunya sumber dari suatu fakta mengenai Anda adalah diri Anda sendiri, maka pembaca tidak dapat memastikannya. Pembaca tidak akan dapat memastikan harapan, mimpi, pemikiran, dan aspirasi Anda. Walaupun mungkin benar, jika pembaca tidak dapat memastikan hal tersebut, hal tersebut tidak layak ada di sini. Semua yang ada di artikel Wikipedia harus dapat dipastikan.
* Mengandung riset asli yang belum pernah dipublikasikan (orisinal). Orang sering memasukkan informasi ke dalam otobiografi yang belum pernah diterbitkan di tempat lain, atau merupakan hasil dari pengetahuan dari tangan pertama. Informasi semacam ini mengharuskan pembaca untuk melakukan riset primer untuk dapat memastikannya. (Sebagai contoh: Kecuali jika ukuran sepatu Anda, untuk suatu alasan yang luar biasa, telah menjadi pengetahuan publik, memasukkan ukuran sepatu Anda ke dalam artikel mengenai diri Anda adalah riset orisinal, karena untuk memastikan hal itu mengharuskan pembaca untuk datang kepada Anda dan mengukur kaki Anda sendiri.) Wikipedia bukanlah penerbit, dan karenanya, riset orisinal tidak diizinkan di Wikipedia.
New Media
New Media
Kata media berasal dari bahasa latin yang memiliki arti sebagai perantara sebuah informasi dengan penerima informasi. atau bahasa simpelnya media berarti perantara
Manfaat media itu sendiri yang bisa kita rasakan adalah sarana untuk memudahkan dalam mendapatkan yang kita inginkan.
Dengan penambahan istilah “new”, berarti berhubungan dengan waktu. Seperti dengan adanya perubahan pada era modern serta bantuan teknologi computer , maka konsumen dapat menikmatinya secara atraktif. Jadi new media ini memberi kesempatan akses on-demand yang di peruntukkan untuk berbagai konten, tanpa batas tempat, perangkat digital serta umpan balik pengguna interaktif, partisipasi kreatif dan pembentukan masyarakat dari isi media tersebut.
Lalu apakah computer bisa pula kita sebut pula sebagai new media? Karena banyak orang yang beranggapan bahwa computer lah new media itu. Namun jika kita timbang, bukankah computer hanya sebuah mesin dan tidak bisa dijadikan sebagai barometer sebagai new media itu sendiri.
Media baru secara sederhana adalah media yang terbentuk dari interaksi antara manusia dengan komputer dan internet secara khususnya. Termasuk di dalamnya adalah web, blog, online social network, online forum, dsb yang menggunakan komputer sebagai media-nya. Jadi, sangatlah tidak tepat untuk memasukkan televisi, radio apalagi media cetak sebagai bagian dari media baru
Beda New Media dengan Media Tradisional?
yang membedakan media baru dari media tradisional bukan digitalisasi konten media ke bit, tetapi kehidupan yang dinamis dari "new media" isi dan hubungan interaktif dengan konsumen media itu sendiri. jadi singkatnya perbedaan new media dan media tradisonal yang paling nampak adalah pengaksesannya secara real time.
Jadi (New media adalah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir abad ke-20. Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai “media baru” adalah digital, seringkali memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan, padat, mampat, interaktif dan tidak memihak. Beberapa contoh dapat Internet, website, komputer multimedia, permainan komputer, CD-ROMS, dan DVD. Media baru bukanlah televisi, film, majalah, buku, atau publikasi berbasis kertas.)
sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/New_media
Senin, 11 Oktober 2010
Digital Music
Pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan di
1. http://1day1story.wordpress.com/2010/10/10/digital-music-production-distribution-and-consumption/
2. http://ssebtiani.blogspot.com/
Sekarang saya akan menjelaskan pada pembahasan berikut ini :
Semakin banyak tren yang telah diidentifikasi dengan adanya teknologi digital dan musik yang dapat ditelusuri kembali ke teknologi pendahulunya. Salah satu aspek penting dalam perkembangan musik digital ini adalah tentang proliferasi musik dan implikasinya.
1. http://1day1story.wordpress.com/2010/10/10/digital-music-production-distribution-and-consumption/
2. http://ssebtiani.blogspot.com/
Sekarang saya akan menjelaskan pada pembahasan berikut ini :
Semakin banyak tren yang telah diidentifikasi dengan adanya teknologi digital dan musik yang dapat ditelusuri kembali ke teknologi pendahulunya. Salah satu aspek penting dalam perkembangan musik digital ini adalah tentang proliferasi musik dan implikasinya.
Industri rekaman musik yang semakin berkembang membuat teknologi rekaman muncul. Berawal karena menginginkan produksi dengan tingkat yang lebih besar tetapi beberapa tahun belakangan ini lebih bertujuan untuk pembuatan ke format yang lebih murah.
Kita hidup di era 'kelimpahan' musik, di mana kedua rekaman historis dan kontemporer semakin diakses. Ini adalah salah satu faktor yang sangat penting dalam memahami kenaikan rekreasi musik, bukan hanya karena lebih mudah untuk memanipulasi rekaman sebelumnya, tetapi juga karena ada begitu banyak rekaman yang terlibat dengan materi teknologi digital.
Oleh karena itu, musik telah menyebabkan penilaian budaya baru dari 'masa lalu'. Ada dua cara penting ketika 'masa lalu' dinilai kembali sehubungan dengan penilaian budaya baru ini,
Pertama, usia bisa menemukan begitu banyak rekaman yang pernah sulit untuk ditemukan, serta informasi mengenai rekaman tersebut.
Pertama, usia bisa menemukan begitu banyak rekaman yang pernah sulit untuk ditemukan, serta informasi mengenai rekaman tersebut.
Kedua, beberapa orang menolak teknologi digital, baik sebagian atau keseluruhannya mendukung teknologi analog.
Apapun motif di balik itu semua, mereka pasti menyoroti bagaimana teknologi tua dan artefak budaya terus memainkan peran penting dalam era digital. Teknologi digital telah banyak menggantikan teknologi analog dalam produksi sehari-hari dan konsumsi musik, namun teknologi yang lebih tua terus memainkan peran dalam sektor budaya.
Apapun motif di balik itu semua, mereka pasti menyoroti bagaimana teknologi tua dan artefak budaya terus memainkan peran penting dalam era digital. Teknologi digital telah banyak menggantikan teknologi analog dalam produksi sehari-hari dan konsumsi musik, namun teknologi yang lebih tua terus memainkan peran dalam sektor budaya.
Meningkatnya era musik digital tidak dieliminasi oleh musik analog, melainkan telah bergeser cara di mana beberapa nilai budaya dan menafsirkan aktor peralatan analog karena mengambil posisi minoritas dalam audioscape kontemporer
dan pada pembahasan selanjutnya akan dibahas di http://puhtuzhi.isgreat.org/2010/10/the-ipod/.
dan pada pembahasan selanjutnya akan dibahas di http://puhtuzhi.isgreat.org/2010/10/the-ipod/.
Simak
Baca secara fonetik
Kamus - Lihat kamus yang lebih detail
Langganan:
Postingan (Atom)